12 Amalan Bulan Muharram yang Sebaiknya Dilakukan Karena Memiliki Efek Dahsyat

Seperti yang saya tulis pada artikel sebelumya bahwa bulan Muharram merupakan bulan yang istimewa. Bukan hanya karena ia menjadi bulan pertama di tahun Hijriah, namun memang bulan itu adalah bulan yang Allah sendiri yang mengistimewakannya, sampai-sampai disebut sebagai Syahrullah, atau bulannya Allah.

Seperti bulan istimewa lainnya, tentu saja ada amalan-amalan yang bila kita mengerjakannya akan memperoleh ganjaran dan pahala yang berlipat dariNya. Berikut ini saya tuliskan tentang amalan-amalan yang sebaiknya diperbanyak ketika berada di bulan Muharram.

12 Amalan Bulan Muharram:


  1. Melakukan shalat.
  2. Berpuasa.
  3. Menyambung silaturrahim.
  4. Bershadaqah.
  5. Mandi.
  6. Memakai celak mata.
  7. Berziarah kepada ulama (baik yang hidup maupun yang meninggal).
  8. Menjenguk orang sakit.
  9. Menambah nafkah keluarga.
  10. Memotong kuku.
  11. Mengusap kepala anak yatim.
  12. Membaca surat al-Ikhlas sebanyak 1000 kali.
puasa assyuro

Dari 12 amalan diatas, ada satu amalan yang sangat terkenal di antara kaum muslimin, yaitu amalan nomor 2 atau berpuasa. Puasa yang menjadi ciri khas bulan pertama kalender  Hijriah ini dinamakan puasa AsSyuro.

Awal mula dilakukannya puasa ini yaitu berawal dari sejarah ketika nabi Muhammad SAWi melihat orang Yahudi yang ada di Madinah sedang melakukan puasa As Syuro. Mendapati kejadian itu Nabi SAW lalu bertanya kepada si Yahudi: “ Puasa apakah kalian hari ini?” Lalu si Yahudi menjawab: “ hari ini adalah hari yang baik dimana Allah telah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuhnya, lalu sebagai rasa syukurnya, Nabi Musa berpuasa. Dan hal tersebut juga di ikuti oleh umatnya. Lalu Nabi Muhammad SAW berkata” Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”. Akhirnya Nabi Muhammad berpuasa dan memerintahkan pula kepada umatnya untuk berpusa.

Meski hukum melakukan puasa Muharam ini sunnah, tapi ternyata keutamaan yang didapatkan dari melakukan puasa muharram ini sangatlah besar.

Keutamaan dari puasa As Syura ini yaitu:
- Bisa menghapus dosa 1 tahun yang lalu (kecuali dosa besar dan dosa Syirik kepada Allah)

TATA CARA PUASA ASSYURO

Puasa As Syuro adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram atau pada hari Asyura. Namun, untuk menyelisihi atau memberi pembeda antara puasanya umat Islam dan puasa Asyuranya orang Yahudi, nabi Muhammad memerintahkan kita untuk berpuasa juga pada tanggal 9 Muharram atau yang disebut dengan puasa Tasu’ah.

Al kisah ketika sahabat melihat nabi Muhammad tengah berpuasa pada hari Assyuro, sahabat itu berkata” Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani.”
Mendengar ucapan dari sahabatnya itu, kemudian Rasul berkata:
“Apabila tiba tahun depan, insya Allah kita akan berpuasa pada hari kesembilan.”
Namun ternyata Allah SWT memutuskan untuk mencabut nyawa sang Rasul alias sang Nabi telah wafat sebelum sampai bertemu dengan tahun depannya.

Dari cerita diatas, sekarang kita menjadi tahu bahwa puasa yang dianjurkan oleh nabi Muhammad yaitu jumlahnya 2 hari pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Beberapa ulama berpendapat bahwa sebaiknya kita tidak berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja, tapi juga dianjurkan untuk berpuasa juga pada tanggal 9 seperti yang dipesankan oleh nabi agar menyelisihi puasanya orang Yahudi.

Bahkan Ulama Hanafiyah dan Syafiiyah berpendapat bagi siapa orangnya yang tidak melakukan puasa pada tanggal 9, boleh untuk melakukan puasa pada tanggal 11 nya, atau menjadi puasa pada tanggal 10 dan 11 Muharram.



NIAT PUASA ASSYURO

Bacaan niat puasa Assyuro yaitu:
niat puasa muharram

Demikian ulasan singkat tentang 12 amalan bulan Muharram yang perlu umat Islam ketahui. Terkait dengan beberapa perbedaan pandang tentang jumlah puasa Muharram oleh sebagian ulama, sebaiknya kita mengikuti apa yang telah diperintahkan oleh nabi yaitu pada tanggal 9 dan 10. Namun bila kalian ternyata lupa untuk melakukan puasa pada tanggal 9 nya, kalian boleh menggantinya pada tanggal 11.

Janganlah ragu untuk beribadah selama ada ulama yang telah bermusyawarah dan memberi fatwa. Karena sesungguhnya ulama adalah pewaris Nabi. Dan untuk puasa Assyuro pada tahun 1439 H atau pada tahun 2017 Masehi ini jatuh pada tanggal 29 dan 30 September 2017. Terimakasih, wassalamulaikum wr.wb. (dari berbagai sumber).

No comments:

Post a Comment